Biaya Investasi Adalah, Pengertian, Jenis dan Cara Menghitungnya

3 min read

Biaya Investasi Adalah, Pengertian, Jenis dan Cara Menghitungnya

Biaya Investasi – Pada saat seorang investor mulai menanamkan modalnya, seharusnya penjelasan tentang biaya investasi adalah segala pengeluaran terkait sudah diberikan saat itu juga. Hal ini untuk mengantisipasi kesalahpahaman yang terjadi pada saat investasi dicairkan.

Saat ini bisnis investasi kian marak di masyarakat. Investasi tidak lagi menjadi wacana yang asing didengar. Bahkan geliat investasi sudah terlihat dari meningkatnya nilai investasi di beberapa instrument seperti saham, reksadana, emas, deposito dan lainnya.

Pengertian Biaya Investasi

Banyak investor yang dibuat kaget pada saat investasi mereka dicairkan. Ada sejumlah biaya yang harus dikeluarkan disesuaikan dengan besaran nilai investasi yang dimiliki.informasi ini harusnya sudah diketahui pada saat menanamkan uang di sejumlah instrument.

Jika anda berminat untuk terjun ke dunia Investasi maka kumpulkan beberapa informasi terkait instrument yang anda minati terlebih dahulu. Hal ini harus anda lakukan mengingat investasi bukan hal yang bisa disebut main-main.

Biaya Investasi adalah seluruh biaya yang dikeluarkan pada saat investor menerima sebagian ataupun seluruh nilai investasinya seperti biaya perantara, biaya pajak dan sebagainya.

Bisa dikatakan bahwa biaya investasi adalah semua biaya yang digunakan untuk hal-hal yang berkaitan dengan pengelolaan instrument keuangan yang dimaksud.  Anda juga bisa mngatakan bahwa Biaya Invetasi adalah semua biaya yang harus dibayar pada saat investor ingin membeli atau menjual sahamnya.

Baca Juga : Memahami Tentang GSC Investasi yang ada di Indonesia

Cara Menghitung Biaya Inverstasi

Contoh Penerapan Biaya Investasi

Anda yang belum memahami ilustrasi yang jelas mengenai biaya investasi adalah pengeliuaran investasi, harus melihat contoh penerapan biaya dalam mengelola sebuah investasi.

Contoh yang paling mudah yaitu, saat anda ingin membeli sebuah instrument saham, Maka anda tidak dapat bergerak sendiri. Anda akan membutuhkan jasa sebuah perusahaan penyedia jasa sekuritas, untuk memfasilitasi keinginan anda..

 Jenis Jenis Biaya Investasi

Hal yang harus Anda  tanamkan saat belagar mengelola biaya investasi adalah biaya transaksi akan terus ada seiring dengan kegiatan transaksi yang masih berlanjut. Beberapa jenis biaya Investasi yang perlu Anda ketahui adalah :

1. Biaya Investasi Saham

Biaya Investasi pada saham maksudnya adalah biaya atas semua kegiatan yang dilakukan pada instrument saham. Dengan kalkulasi biaya investasi maka proyeksi keuntungan perdagangan saham bisa lebih terarah. Apa saja komponen biaya investasinya ?

Komisi Broker

Ini adalah semua transaksi yamg terjadi untuk kepentingan investasi antara pemilik modal dengan  broker sebelumnya. Komisi broker harus segera diturunkan pada saat seorang penanam modal membuka investasinya.

Jumlah nya berbeda-beda di setiap penyedia sekuritas. Besaran komisi broker biasanya 0,15%-0,25% atau 0,25%-0,35% dari transaksi.

Biaya transaksi BEI

Yang dimaksud dengan biaya transaksi BEI adalah semua biaya yang dibutuhkan selama nembmbal jasa yang diserahkan investor untuk pasar saham. Besaran total biaya BEI sebesar 0,04% dari transaksi. Penanam modal juga harus menyertakan Ppn 10% dari semua transaksi.

Pajak Penghasilan (PPh)

Investor harus membayar PPh sebesar 0,01% dari setiap transaksi yang sifatnya selesai dan akan dibayarkan melalui pihak penyedia jasa sekuritas.

Baca Juga : Memahami Tentang GSC Investasi yang ada di Indonesia

2. Biaya investasi emas

Selain biaya Investasi  Saham ada juga Biaya Investasi Emas yang  juga memiliki banyak jenis. Jenis biaya investasi emas adalah sebagai berikut:

  • Spread yaitu selisih harga antara harga beli dengan harga jual
  • Storage Cost adalah biaya peyimpanan emas secara fisik.
  • Biaya Cetak, ini juga biaya investasi yang keluar untuk mencetak emas dalam bentuk fisiknya.
  • Biaya Transaksi jual beli yang terkenal dan sangat populer dikalangan trader emas.

3. Biaya Investasi Reksadana

Saat ini Reksadana menjadi salah satu pilihan investasi terbaik yang diminati oleh masyarakat luas. Secara garis besar biaya investasi Reksadana dibedakan menjadi beberapa komponen sebagai berikut :

Biaya untuk Bank dan Manager Investasi

  • Biaya cetalk dan distribusi
  • Biaya cetak dan distribusi khusus untuk laporan Reksadana.
  • Biaya pendaftaran bagi Efek dan Sekuritas.
  • Biaya notaris jika dibutuhkan.
  • Biaya notaris.
  • Dana darurat yang harus disiapkan untuk kepentingan Reksadana.
  • Biaya Pajak.

Dibawah ini daftar Biaya Investasi yang harus dikeluarkan oleh Manajer Investasi yang bersangkutan.

  • Biaya cetak dan distribusi.
  • Biaya pembuatan reksadana .
  • Biaya administrasi.
  • Biaya uang saku,
  • Biaya untuk pemasaran.
  • Biaya pembubaran

Investor sendiri akan mengeluarkan biaya seperti berikut:

  • Biaya transfer bank,
  • Biaya pembelian unit reksadana .
  • Biaya penjualan unit Reksadana.
  • Biaya pengalihan Reksadana.

Baca Juga : 5 Cara Investasi Properti Tanpa Modal yang Wajib Diketahui

4. Biaya Investasi Deposito

Seperti kita tahu bersama bahwa biaya investasi adalah sesuatu yang harus didiskusikan dua belah pihak dan dipikirkan bersama. Untuk selanjutnya kita akan membahas biaya investasi yang harus ditanggung bersama.

Deposito adalah kegiatan menyimpan saldo tabungan secara berkala dan terjadwal sehingga tibanya masa pencairan. Sejumlah biaya yang harus Anda keluarkan jika melakukan investasi deposito adalah:

Biaya Investasi Deposito

Biaya Pajak Deposito

Ukuran besaran pajak deposito sangat dipengaruhi oleh nilai suku bunga. Semakin besar suku bunga maka jumlah pajakmnya pun semakin besar.Pajak yang harus dibebankan berjum;ah 20% dari jumlah deposito.jika besaran simpanan mencapai diatas 7,5 juta tiupiah.

 Biaya Penalti Deposito

Biaya ini ada untuk menyelamatkan  pihak bank apabila investor memcairkan dana sebelum wktunya.  Biaya investasi ini adalah sebuah proteksi dari perbankan untuk mendapatkan keuntungan.

Besaran jumlah penaltinya ditentukan oleh pihak bank dan investor harus mematuhinya.

Baca Juga : Investasi Paling Menguntungkan di Tahun 2022

5. Biaya Investasi Mata Uang Krypto

Anda yang tertarik atau sudah terjun ke bidang mata uang krypto harap mengetahui bahwa di dalam investasi Krypto ada beberapa biaya investasi yang  harus diperhatikan dan disetujui dua belah pihak.

Biaya investasi tersebut adalah :

  • Biaya pembelian aset
  • Biaya penjualan aset
  • Biaya penarikan dana dan deposit

Menghitung Biaya Investasi

Biaya Investasi adalah pengeluaran yang diwajibkan oleh beberapa jenis instrument investasi, Anda harus paham bagaimana instrument investasi menghitung keuntungan. Dengan mempelajari cara menghitung biaya investasi Anda bisa setidaknya menghitung jumlah keuntungan bersih yang harus Anda dapatkan.

Bagaimana Anda menghitung Biaya Investasi yang Anda ikuti?, simak dalah sedikit contoh di bawah ini.

Anda memiliki sebuah asset saham senilai Rp. 10 juta atau setara dengan 10 lot saham. Selama ini Anda telah memperoleh keuntungan sebesar 1000 rupiah dari hasil penjualan per lembar sahamnya. Berapa Biaya Investasi yang Anda keluarkan?

Transaksi Jual 10 X 100 X 1000 = 10,000,000

Komisi broker 0,5% x 10,000,000 = 5,000

Levy 0,4 x 10,000,000 = 4,000

PPN 0,03 X 10,000,000 = 3,000

PPh 0,01 X 10,000,000 = 10,000

Maka total keuntungan yang akan didapat adalah ; 9,978,000

Pembayaran Biaya Investasi

Kegiatan pada akhir termin atau periode investasi dengan membayar biaya investasi adalah sangat wajar. Sudah seharusnya tranksaksi biaya investasi selalu menjadi penutup dari serangkaian kegiatan investasi yang dijalankan oleh kaum muda.

Demikianlah ulasan mengenai biaya investasi adalah salah satu komponen transaksi yang dibuat dengan kesepakatan antara investor dan penyedia jasa sekuritas. Pihak sekuritas akan memberikan keleluasaan kepada investor untuk menetapkan biayanya.

Dengan perencanaan yang matang investor dapat menyusun sebuah kalkulasi untuk menghitung jumlah keuntungan. Perhitungan ini menjadikan  biaya investasi adalah sebuah hal yang sangat penting agar proyeksi keuntungan jadi lebih maksimal.

Baca Juga : Rekomendasi 7 Investasi Modal Kecil Profit Harian, Yuk Mulai Sekarang !!!