Pengertian Dari Investasi Obligasi Adalah

3 min read

Pengertian Dari Investasi Obligasi Adalah

Pengertian Dari Investasi Obligasi Adalah- Sudahkah Anda membaca artikel tentang Obligasi Pemerintah? Nah, investasi obligasi ini ada hubungannya dengan itu. Obligasi mungkin tidak sepopuler emas, reksa dana, atau saham. Namun FYI, obligasi juga menjadi salah satu investasi favorit investor senior, apalagi jika diterbitkan oleh pemerintah.

Mengapa favorit? Mengapa obligasi pemerintah diminati? Apa keuntungan dan risiko berinvestasi di obligasi, dan bagaimana cara terbaik berinvestasi di obligasi? Nah, pada artikel sebelumnya kita sudah membahas kelebihannya, kali ini kita akan fokus untuk mengetahui pengertian investasi obligasi. Dibawah ini akan kami jelaskan secara detail agar anda paham.

Baca Juga : Ketahuilah Berikut Keuntungan Investasi Obligasi

Apa itu Investasi Obligasi ?

Obligasi adalah surat utang, jadi investasi obligasi berarti Anda berinvestasi dalam surat utang. Ceritanya, ada pihak yang membutuhkan dana yang kemudian akan Anda pinjamkan. Sebagai jaminan, pihak yang meminjam uang dari Anda akan menerbitkan surat utang atau obligasi.

Obligasi tersebut meliputi jumlah pinjaman, jangka waktu pinjaman, jumlah bunga sesuai kesepakatan, dan terkadang jumlah total dana yang akan dikembalikan. Dan jangka waktu pinjaman ini bervariasi, tergantung kesepakatan peminjam dan siapa yang memiliki dana. Tapi di Indonesia umumnya 1 sampai 10 tahun.

Penerbit Obligasi

Obligasi pada dasarnya dapat diterbitkan oleh siapa saja, mulai dari perorangan, perusahaan atau lembaga, hingga pemerintah atau daerah dan pusat. Tujuan penerbitan obligasi pada dasarnya sama, yaitu untuk memperoleh tambahan dana bagi ekspansi, pertumbuhan, dan perkembangan peminjam.

Nah, khusus untuk obligasi yang diterbitkan pemerintah, penggalangan dana melalui investasi obligasi yang ditawarkan kepada masyarakat biasanya akan digunakan untuk menutup defisit APBN untuk berbagai kepentingan negara dan warganya. Dengan demikian, jika Anda berpartisipasi dalam investasi obligasi pemerintah, berarti Anda juga telah ikut berkontribusi dalam pembangunan negara.

Cara Kerja Investasi Obligasi

Cara Kerja Investasi Obligasi

Prinsipnya juga sederhana satu pihak membutuhkan dana, kemudian bertemu dengan pihak lain yang mempinyai dana. Keduanya sepakat, satu pihak akan diuntungkan dengan penambahan dana untuk keperluan pengembangan usaha dan keperluan lainnya, pihak lain akan menerima bunga dan pinjaman ini, ditambah pokok akan dikembalikan pada akhir masa utang.

Nah, begitulah cara kerja investasi obligasi pemerintah. Pemerintah menawarkan surat utang untuk Anda miliki melalui mitra distribusi yang ditunjuk. Anda hanya perlu mendaftar, menyetor dana, dan Anda juga akan mendapatkan kupon berkala sesuai ketentuan. Tidak jauh berbeda dengan saham, obligasi juga bisa diperdagangkan di pasar sekunder.

Risiko Investasi Obligasi

Sebagaimana mestinya, keuntungan yang menggiurkan selalu datang dengan risiko yang harus diwaspadai. Begitu juga dengan investasi obligasi. Namun, jika dipikir-pikir, jika obligasi tersebut adalah obligasi pemerintah, risikonya tidak terlalu tinggi.

Namun, mari kita lihat beberapa risiko investasi obligasi yang perlu Anda pahami sebelum mulai berinvestasi di instrumen ini. Risiko gagal bayar, ketika penerbit obligasi (peminjam) tidak dapat membayar bunga dan/atau pokok pinjaman kepada pemberi pinjaman.

Akibatnya, investor tidak hanya kehilangan kesempatan untuk memperoleh bunga tetapi terkadang pinjaman pokok tidak kembali. Risiko ini sangat rentan terhadap obligasi yang diterbitkan oleh non pemerintah. Untuk obligasi pemerintah, ini sangat jarang, apalagi ada perlindungan dari hukum.

Meski dianggap sebagai instrumen yang cukup stabil untuk memberikan pendapatan—terutama jika bunga yang ditawarkan berupa kupon tetap—namun tetap saja obligasi juga sangat responsif terhadap kondisi eksternal, seperti gejolak politik, bencana, dan sebagainya.

Menjual obligasi di pasar sekunder juga memiliki risiko capital loss, yaitu ketika kita menjual obligasi dengan harga yang lebih rendah daripada saat kita membelinya. Menjual obligasi di pasar sekunder sebelum jatuh tempo juga membuat kita kehilangan kesempatan untuk mendapatkan kupon reguler setiap bulannya.

Baca Juga : Pengertian Dari Investasi Obligasi Adalah

Tips Investasi Obligasi

Tips Investasi Obligasi

Nah, jika Anda memang tertarik untuk menjadi investor obligasi, ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dan pertimbangkan. Sebagai permulaan, pilihlah manajer investasi terpercaya yang dapat menyiapkan portofolio sesuai dengan profil risiko Anda.

Jika Anda investor pemula, Anda juga bisa berinvestasi pada obligasi ini melalui reksa dana pendapatan tetap. Sesuaikan dengan tujuan keuangan Anda. Obligasi cocok untuk investasi jangka menengah hingga panjang.

Berinvestasilah pada obligasi sebagai bagian dari diversifikasi portofolio Anda, sehingga Anda dapat meminimalkan risiko yang dapat terjadi pada setiap jenis investasi. Periksa proporsinya sesuai dengan profil risiko Anda sendiri.

Pantau terus kondisi, dan terus pelajari seluk beluk berinvestasi, sehingga Anda akan semakin rentan dan menambah penghasilan Anda. Nah, itulah sedikit tentang investasi obligasi yang perlu Anda ketahui sebagai investor pemula. Jika Anda sudah siap terjun ke dunia investasi sekarang juga.

Jenis investasi

Dalam memulai melakukan investasi terbaik untuk Anda, yang diperlukan adalah menentukan tujuan atau rencana investasi tersebut. Tujuan atau rencana ini nantinya dapat menentukan jenis investasi mana yang paling sesuai dengan keadaan dan kebutuhan Anda di masa depan. Pada dasarnya, jenis investasi terbaik dibagi menjadi dua jenis, yaitu investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang

Investasi jangka pendek

Jika Anda sebagai investor memilih investasi jangka pendek sebagai rencana investasi terbaik Anda, skema ini akan memberi Anda kemungkinan mendapatkan keuntungan selama 1 hingga 3 tahun ke depan.

Karena sesuai dengan Jangka waktu dan namanya, Investasi ini sangat di rekomendasikan untuk anda yang mempunyai kebutuhan serta keinginan yang perlu di wujudkan dalam waktu lebih singkat.

Contoh tujuan investasi terbaik yang dilakukan dalam waktu singkat adalah, merencanakan pengeluaran untuk liburan atau pulang kampung di tahun berikutnya. Dengan mempersiapkan investasi untuk kebutuhan tersebut, Anda tidak perlu melakukan perhitungan yang dapat menggoyahkan kondisi keuangan Anda.

Dengan menjadikan investasi jangka pendek sebagai pilihan investasi terbaik, Anda akan memiliki kemungkinan untuk mendapatkan keuntungan lebih cepat, namun dengan pengembalian yang lebih rendah daripada investasi jangka panjang.

Investasi jangka panjang

Seperti diketahui dari namanya, investasi jangka panjang merupakan salah satu jenis investasi terbaik yang membutuhkan waktu lama. Jenis investasi ini biasanya memakan waktu dari 3 tahun hingga 15 tahun, bahkan lebih. Itu tergantung pada tujuan utama Anda dalam melakukan investasi. Meskipun membutuhkan waktu yang lebih lama, salah satu jenis investasi terbaik juga memiliki peluang lebih besar untuk menghasilkan keuntungan yang besar, dibandingkan dengan jenis investasi jangka pendek.

Demikian penjelasan dari saya tentang Pengertian Dari Investasi Obligasi Adalah semoga bermanfaat, terimakasih

Baca Juga : 5 Cara Investasi Properti Tanpa Modal yang Wajib Diketahui